Percepatan Implementasi Transaksi Non Tunai, Pemerintah Propinsi Gorontalo Lakukan Sosialisasi

Wartagorontalo.com : Gorontalo - Kamis (9/11) Pemerintah Daerah  Propinsi Gorontalo lakukan sosialisasi percepatan implementasi transaksi non tunai yang diikuti pejabat terkait dari seluruh kabupaten/kota bertempat di Ruang Dulohupa  Kantor Gubernur Gorontalo. Acara dibuka oleh Wakil Gubernur, Idris Rahim,  dan didampingi Sekda Propinsi. Idris Rahim dalam sambutannya berharap implementasi transaksi non tunai untuk pemerintah daerah segera terlaksana dan ini sudah dimulai dengan peluncuran aplikasi e-samsat untuk penyetoran pajak kendaraan bermotor. Transaksi Non Tunai merupakan amanat dari Inpres 10 tahun 2016 dalam rangka mencegah korupsi di lingkungan pemerintah.

Pada kesempatan ini juga ditandatangani MoU, antara Kepala BPKAD, Sutan Rusdy, dengan Pimpinan Bank Pembangunan Daerah Sulutgo sekaligus soft launcing, aplikasi  e-samsat oleh Bank BPD.

Dalam sosialisasi menghadirkan Narasumber dari Ditjen Bina Administrasi Keuangan Daerah, Bank Indonesia, dan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Propinsi Gorontalo. Pemateri dari Ditjen Bina Administrasi Keuangan Daerah menegaskan bahwa tahun 2018 seluruh Pemerintah Daerah telah memulai secara bertahap implementasi, khususnya transaksi yang dilakukan bendahara umum daerah dan bendahara SKPD. Terkait kesiapan perbankan dan produk-produk yang bisa memfasilitasi transaksi non tunai dipaparkan oleh Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo. Kepala Kanwil DJPb Prop.Gorontalo, Ismed Saputra, menjelaskan terkait implementasi transaksi non tunai untuk pengelolaan penerimaan dan pengeluaran APBN yang dapat diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah.

Dari pengamatan di lapangan banyak pertanyaan dari para pejabat di kabupaten/kota terkait kesiapan pihak perbankan selain BPD Sulutgo dan juga kendala dan teknis implementasi transaksi non tunai di lingkungan pemerintah pusat. Sosialisasi dipandu Asisten II Propinsi Gorontalo, Huzairin Roham sekaligus menutup acara.

Index Berita